APEL PERDANA 2026: KETUA PA ATAMBUA SAPA TIM OUTSOURCING BARU DAN AJAK "LARI KENCANG"
Atambua, 05 Januari 2026 – Senin pagi (05/01/2026) membawa nuansa berbeda di halaman Pengadilan Agama (PA) Atambua. Udara segar awal tahun terasa semakin hangat dengan hadirnya wajah-wajah baru dari rekan tenaga alih daya (outsourcing) pihak vendor yang resmi bergabung. Ketua PA Atambua, Yang Mulia Hafidz Umami, S.H.I., memimpin apel perdana ini dengan pendekatan yang cair dan jauh dari kesan kaku. Beliau menyapa akrab seluruh barisan, mulai dari Hakim, Panitera, Sekretaris, staf, hingga rekan outsourcing baru, mengajak semuanya untuk segera move on dari euforia libur panjang. "Liburan sudah usai, energi sudah full, sekarang saatnya kembali fokus. Jangan sampai badan di kantor, tapi pikiran masih di tempat wisata," canda beliau membuka suasana.

Masuk ke amanat inti, Pak Ketua menggunakan analogi olahraga yang menggugah. Beliau menggambarkan tahun 2026 sebagai lintasan lari dengan tantangan beban kerja yang menuntut kecepatan. "Tahun ini kita harus berlari. Filosofinya simpel: kalau pimpinan sudah mengajak lari kencang, jangan sampai tim di bawahnya tertatih-tatih atau malah mogok tidak mau lari. Kalau itu terjadi, kita semua bakal lambat sampai garis finis," tutur beliau.
Di sela motivasi tersebut, beliau menyampaikan pesan "kasih sayang" yang cukup tegas dari Orang Tua kita, Yang Mulia Ketua Mahkamah Agung RI. Pesan tersebut berbunyi: "Bawahan itu harus dibina, namun jika sudah tidak bisa dibina, ya terpaksa 'dibinasakan'." Sebuah ungkapan keras yang dimaknai sebagai ketegasan seorang bapak demi menjaga kesehatan "rumah" kita bersama dari sikap indisipliner yang merusak ritme kerja tim.

Menutup amanatnya, Ketua PA Atambua menegaskan kembali komitmen disiplin waktu. Tahun 2026 dicanangkan sebagai tahun tanpa toleransi (zero tolerance) untuk pelanggaran jam kerja. "Mulai hari ini, mari kita hargai waktu. Datang tepat waktu, istirahat secukupnya, dan pulang sesuai jadwal. Ini bukan untuk mengekang, tapi untuk membentuk karakter profesional kita," pungkasnya. Apel pun ditutup dengan jabat tangan erat, menandakan dimulainya sinergi baru yang lebih solid. #Admin_PA_Atambua