ESTAFET AMANAH DAN PERPISAHAN YANG MENGHARUKAN DI PENGADILAN AGAMA ATAMBUA

ATAMBUA – Aula Pengadilan Agama Atambua dipenuhi suasana khidmat sekaligus haru pada Jumat (28/08/2026). Dalam satu rangkaian acara, tiga aparatur resmi menerima amanah jabatan baru, sementara satu sosok yang telah menjadi bagian penting dari perjalanan satuan kerja dilepas untuk melanjutkan pengabdian di tempat tugas berikutnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Agama Atambua, YM. Agus Firman, S.H.I., M.H.. Dalam prosesi tersebut, Erni Sumarni, S.H.I., M.H. dilantik sebagai Panitera Pengadilan Agama Atambua, Ali Lingge, S.Ag., M.H. sebagai Panitera Muda Hukum, serta Dendi Hermawan, A.Md.Akun. sebagai Jurusita Pengganti.
Pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan penanda dimulainya tanggung jawab baru. Setiap jabatan membawa amanah, tuntutan integritas, serta komitmen untuk memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan lembaga dan pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan.
Bagi Ali Lingge, S.Ag., M.H., amanah tersebut menjadi babak baru setelah sebelumnya bertugas di Pengadilan Agama Soe. Dalam kesempatan yang diberikan, ia menyampaikan rasa syukur sekaligus kesiapan untuk beradaptasi, membangun sinergi, dan menjalankan tugas bersama keluarga besar Pengadilan Agama Atambua.
Setelah pelantikan, acara dilanjutkan dengan serah terima jabatan Panitera dari Maryam Abubakar, S.H. kepada Erni Sumarni, S.H.I., M.H.. Prosesi ini menjadi simbol berlanjutnya estafet kepaniteraan, dari satu pengabdian menuju pengabdian berikutnya.
Dalam sesi pengantar alih tugas, Erni Sumarni menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Maryam Abubakar atas kebersamaan, dedikasi, serta bimbingan yang telah diberikan selama menjalankan tugas sebagai Panitera Pengadilan Agama Atambua. Ucapan tersebut menjadi gambaran betapa kuatnya ikatan kerja dan kekeluargaan yang telah terbangun selama ini.

Maryam Abubakar selanjutnya menyampaikan pesan dan kesan sebelum meninggalkan Pengadilan Agama Atambua untuk melanjutkan tugas di Pengadilan Tinggi Agama Kupang. Dengan penuh rasa syukur, ia mengenang kebersamaan yang telah dilalui serta menyampaikan terima kasih kepada seluruh aparatur. Ia juga berharap hubungan baik dan silaturahmi yang telah terjalin tetap terjaga, meskipun tempat pengabdian kini berbeda.
Ketua Pengadilan Agama Atambua dalam sambutannya menyampaikan penghargaan atas dedikasi Maryam Abubakar selama bertugas. Kepada para pejabat yang baru dilantik, beliau berpesan agar amanah tersebut dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan semangat kolaborasi. Pergantian jabatan, menurutnya, harus menjadi energi baru untuk memperkuat kinerja dan meningkatkan kualitas pelayanan peradilan.
Momen paling emosional hadir ketika video kenangan perjalanan Maryam Abubakar diputar. Potongan-potongan dokumentasi kebersamaan, kerja, dan pengabdian selama berada di Pengadilan Agama Atambua menghadirkan suasana haru. Maryam bahkan tak kuasa menahan air mata saat menyaksikan kembali berbagai kenangan bersama keluarga besar Pengadilan Agama Atambua.
Acara kemudian ditutup dengan foto bersama. Senyum, haru, dan doa mengiringi akhir kegiatan tersebut. Di balik pergantian jabatan dan perpisahan, tersimpan pesan bahwa pengabdian tidak pernah benar-benar berakhir. Ia hanya berpindah tempat, membawa pengalaman, nilai, dan semangat yang sama untuk terus memberikan yang terbaik bagi lembaga dan masyarakat.